MAKALAH
PERKEMBANGAN HARDWARE
KOMPUTER
( OUTPUT DEVICE )
DI SUSUN
OLEH :
Ahmad Arwiansyah 101910201019
PROGRAM STUDI
TEKNIK ELEKTRO S1
JURUSAN TEKNIK
ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS
JEMBER
2014
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah senantisa memberkati kami dalam
menyelesaikan makalah ini, sehingga kami bisa menyelesaikannya tepat pada
waktunya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen, teman–teman, dan
semua pihak yang telah memberi bantuan dan dukungan kepada kami dalam menyusun
dan menyelesaikan makalah ini, khususnya terima kasih kepada Bapak Ansar
sebagai dosen mata kuliah Dasar Komputer yang membimbing dan mengarahkan kami
dalam membuat dan menyelesaikan makalah ini..
Kami
membuat makalah ini, bertujuan untuk menjelaskan perkembangan hardware atau
perangkat keras komputer. Karena melihat begitu pentingnya komputer dalam
kehidupan pada zaman sekarang ini. Hampir seluruh aspek kehidupan manusia saat
ini tidak terlepas dari teknologi khususnya komputer. Dalam segala bidang saat
ini telah membutuhkan yang namanya komputer, seperti halnya pada dunia
pendidikan, kesehatan, dan ekonomi atau niaga. Hal itulah yang menunjukan
begitu pentingnya komputer dalam memudahkan kita. Namu apakah kita mengetahui
perkembangan dari komputer itu? Oleh karena itu dalam makalah ini akan
dijelaskan mengenai perkembangan hardware komputer.
Selaku
manusia biasa, kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan
dan kekeliruan yang tidak disengaja. Oleh karena itu kami membutuhkan kritik
dan saran untuk menyempurnakan pembuatan makalah selanjutnya. Kami berharap
makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya dibidang pendidikan
komputer.
Jember, Juli
2014
Penulis
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komputer merupakan alat modern yang
tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan
pekerjaan kantor, multimedia,bahkan hiburan. Dewasa ini perkembangan komputer
semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas. Kita sebagai
manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan kemajuan teknologi khususnya
bidang komputerisasi agar kita tidak termakan oleh alat yang kita buat sendiri.
Hampir seluruh aspek kehidupan manusia
saat ini tidak dapat dilepaskan dari teknologi, khususnya teknologi komputer.
Dapat dilihat bahwa untuk menuliskan suatu dokumen, orang cenderung sudah
meninggalkan mesin ketik manual dan sudah digantikan perannya oleh komputer.
Kasir di suatu pertokoan besar (supermarket) sudah menggunakan peralatan
otomatis berupa komputer yang didisain khusus untuk keperluan itu. Kumpulan
lagu-lagu yang sebelumnya hanya dapat didengarkan melalui media kaset atau
piringan hitam, saat ini sudah mulai dikemas dalam bentuk compact disk (CD)
yang dapat didengarkan dengan menggunakan komputer multimedia. Belum lagi
perkembangan teknologi komputer di bidang kesehatan yang maju sangat pesat untuk
membantu diagnosa penyakit dan proses penyembuahnnya. Dan masih banyak lagi
bidang-bidang kehidupan manusia yang saat ini sudah menggunakan peralatan
komputer.
Ditengah kemajuan teknologi komputer,
apakah kita mengetahui perkembangan perangkat kerasnya ( hardware )? Tentunya
penting bagi kita untuk mengetahuinya agar kita bisa mengikuti perkembangan
tersebut dan dalam melakukan pembeliannya kita bias membeli dengan teliti serta
menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Atas dasar itulah kami menysun makalah ini.
Didalam makalah ini akan dibahas mengenai perkembangan perangkat keras
(hardware ) komputer.
1.2 Batasan Masalah
Karena begitu banyaknya perangkat keras
komputer yang telah ada pada kehidupan sekarang ini, maka dalam makalah ini
akan dibatasi pembahasannya. Adapun perangkat keras komputer yang akan dibahas
dalam makalah ini yaitu, “alat keluaran atu output device”.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang dan batasan masalah di atas, maka rumusan masalah yang akan
dibahas dalam makalah ini adalah:
1. Apakah
yang dimaksud dengan output device?
2. Perangkat
keras apa saja yang termasuk alat keluaran atau output device? Dan,
3. Bagaimana
perkembangan dari alat – alat output device?
Tujuan
Berdasarkan latar
belakang, batasan masalah
dan rumusan masalah,maka tujuan dari makalah ini adalah
sebagai berikut:
1. Menjelaskan
pengertian output device;
2. Memaparkan
alat – alat yang termasuk alat – alat keluaran atau output device; dan,
3. Dapat
mengetahui perkembangan dari alat – alat output device.
BAB II. LANDASAN
TEORI
2.1 Defenisi Komputer
Istilah
komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah
komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung
(to compute atau to reckon). Menurut Blissmer (1985), komputer adalah suatu
alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input,
memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan
perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam
bentuk informasi. Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem
elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan
diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input,
memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang
telah tersimpan di dalam memori.
Dari definisi
tersebut terdapat tiga istilah penting, yaitu input (data), pengolahan data,
dan informasi (output).
2.2 Sistem Komputer
Tujuan
pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi,
sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras
(hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah
peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah
untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di
dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer.
2.3 Struktur dan Fungsi Komputer
1.Input Device (Alat Masukan), adalah perangkat
keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah
ke dalam komputer
2.Output Device (Alat Keluaran), adalah perangkat
keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil
pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke
monitor), ataupun berupa suara.
3.I/O Ports, digunakan untuk menerima ataupun
mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung
melalui port ini.
4.CPU (Central Processing Unit), CPU merupakan otak
sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU
(Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit)
sebagai pengontrol kerja komputer.
5.Memori, memori terbagi menjadi dua bagian yaitu
memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access
Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara
waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang
haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer
pertama kali dinyalakan.
6.Data Bus, adalah jalur-jalur perpindahan data
antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu
masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran
menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini
menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya
CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya
terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
7.Address Bus, digunakan untuk menandakan lokasi
sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan
mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca.Address bus biasanya
terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
8.Control Bus, dinakan untuk mengontrol penggunaan
serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur
paralel.
BAB III. HASIL
DAN PEMBAHASAN
Secara
umum alat keluaran adalah peralatan yang memberikan keluaran yang berguna untuk
megetahui apakah sebuah pemrosessan berjalan dengan benar atau tidak. Output
yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu
tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar),
suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).
Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia,
sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses
selanjutnya dari komputer.
Peralatan output
dapat berupa:
Hard-copy device,
yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras
seperti kertas atau film.
Soft-copy
device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada
media lunak yang berupa sinyal elektronik.
Drive device atau
driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya
dapat dibaca oleh mesin pada
media seperti
magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output
dan juga sebagai alat input.
Output
bentuk pertama sifatnya adalah permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari
alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan untuk
ini adalah printer, dan alat microfilm. Sedangkan output bentuk kedua dapat
berupa video display, flat panel, dan speaker. Dan alat output bentuk ketiga
yang menggunakan media magnetic disk adalah disk drive, dan yang menggunakan
media magnetic tape adalah tape drive.
3.1 Printer
Printer
merupakan sebuah alat keluaran yang menghasilkan suatu gambaran data tetap
berupa cetakan.Printer adalah jenis hard-copy device, karena keluaran hasil
proses dicetak di atas kertas.
Pada saat ini
terdapat bermacam- macam jenis printer dengan kecepatan, kualitas, model, dan
sistem pencetakan yang berbeda - beda. Media pencetakan juga bermacam - macam,
mulai dari kertas printer bersambung (Continuous Form), Kertas HVS ukuran A4,
Folio dan lain lain. Jenis – jenis Printer:
3.1.1 Line-Printer

Line
printer merupakan printer yang mempunyai kemampuan untuk mencetak satu baris
(line) kata-kata dalam satu saat. Dengan demikian, kecepatan cetak dari line
printer ini menjadi tinggi sekali apabila dibanding dengan character printer.
Line printer biasanya dihubungkan dengan mini ataupun mainframe komputer.
Huruf-huruf
yang ada tersusun dalam sebuah drum-huruf yang mempunyai panjang selebar kertas
printer. Huruf-huruf pada drum printer ini akan berputar secara cepat, untuk
kemudian menempatkan huruf pada posisinya, dan kemudian huruf-huruf tersebut
akan menekan kertas sehingga menimbulkan bekas pada kertas untuk satu baris
pada saat yang bersamaan.
Secara
umum, kualitas huruf yang dihasilkan oleh line printer tidaklah begitu istimewa
seandainya dibanding dengan hasil dari sebuah mesin ketik. Line printer memang
digunakan bukan untuk kualitas hurufnya, tetapi yang diperlukan adalah
kecepatannya dalam hal mencetak huruf baris demi baris. Secara umum, line
printer sanggup mencetak antara 300 hingga 6.000 line dalam satu menit (lpm)
tergantung jenis dan merk printer.
3.1.2 Printer Dot-Matrix
Printer
Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain
itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta
kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan
terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis
dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Tetapi saat ini
printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal 'bandel' (awet).
Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan
toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
Pada
saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka
huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola
huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas,
dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf. Setiap character yang terbentuk
akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi
sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis
color dan ada pula yang non-color. Untuk printer color, digunakan pita
(karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan
kuning.

Gambar Printer Dot- Matrix
3.1.3 InkJet Printer
Inkjet
printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak dan
kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah
halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer
tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika
dibandingkan dengan laser printer. Printer jenis ini menggunakan sistem yang
berbeda dibanding dengan printer sebelumnya. Proses pencetakkannya menggunakan
semprotan tinta (dimana proses penyemprotannya diatur oleh komputer) kemedia
cetak guna menghasilkan character ataupun gambar yang sesuai. Karena
menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak
menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.
Karena
menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka
hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan
jenis printer sebelumnya, pada khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun
grafik. Kelemahan printer jenis ini diantaranya adalah, tidak bisa mencetak
secara rangkap pada saat bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa
menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara
bersama-sama). Printer ini juga memiliki jenis yang berwarna ataupun tidak.

Gambar Inkjek Printer
3.1.4Laser Printer
Sebagian
dari laser printer(kiri atas) bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya
cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali
dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat kering. Tetapi harga printer ini
cukup mahal. Pada mesin foto-copy, pemfokusan gambar dilakukan oleh silinder
yang berputar. Karena output yang dihasilkan sangat memuaskan, maka printer
jenis laser jet sangat cocok digunakan oleh percetakan. Selain itu, pilihan
huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk
dari huruf yang bersangkutan.
Printer
jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin
foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan
printer-printer sebelumnya. Proses pencetakkannya dilakukan dengan mem-fokuskan
gambar yang akan dicetak titik pertitik yang dilakukan oleh semi conductor
laser.

Gambar Laser Printer
3.1.5Plotter
Plotter
merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output
komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada
sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima.
Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar
landscape, potongan pohon, ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari
segala kegiatan yang ada.
Head
dari plotter terdiri dari beberapa buah pena berwarna yang secara terus-menerus
akan bergerak keatas kertas gambar guna menghasilkan gambar yang sebelumnya
telah dirancang pada sistem komputer. Secara umum, bagian yang ada didalam
plotter terbagi menjadi dua, yaitu drum-plotter dan table-top-plotters
(flatbad). Flatbad plotter yang dilengkapi dengan pena ataupun gantungan pena
yang selalu bergerak menyelusuri permukaan kertas guna menghasilkan gambar.

Gambar Plotter
3.1.6 Inkjet Plotters
Inkjet
Plotters merupakan plotter jenis lain yang bisa menghasilkan pelbagai image
dengan menggunakan semprotan tinta dari pelbagai warna yang mana warna ini
kemudian akan menempel pada kertas yang tergulung pada sebuah drum. Komputer
yang dihubungkan dengan inkjet plotter ini, akan mengontrol pergerakan drum
serta semprotan dari tinta yang bersangkutan. Inkjet plotter dapat menghasilkan
pelbagai kombinasi warna gambar secara cepat, tenang dan tepat.

Gambar inkjet Plotters
3.1.7 Printer Digital
Beberapa
waktu yang lalu, keunggulan foto kamera digital hampir tenggelam oleh
terbatasnya tempat yang menyediakan jasa cetak foto digital. Disamping itu,
mutu dan kualitas gambar hasil cetak foto dari printer ink-jet, ternyata tidak
maksimal.
Sekarang dapat
kita jumpai model-model terbaru printer portable yang dapat mencetak foto
digital secara cepat dan pengoperasiannya juga sederhana. Printer ini bisa
mencetak gambar secara langsung dari kamera digital tanpa membutuhkan adanya
sebuah PC. Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa dihubungkan dengan
sebuah PC.
Pada
sector video, Sony melengkapi produk video kameranya yang dapat terhubung
langsung dengan sebuah printer mini. Demikian pula halnya dengan Holywood DV
Bridge dari Dazzle. Output video dapat dikonversi langsung dalam bentuk
digital. Proses ini berlaku juga untuk proses sebaliknya dari digital
ke-analog. Yang perlu dilakukan hanyalah menghubungkan kedua piranti melalui
Bridge secara langsung tanpa melalui PC.

Gambar Printer
Digital
3.2 Monitor
Monitor
adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa
signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor.
Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan.
Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap
merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini
lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar
monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sangat beragam, mulai dari bentuk yang
besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar
(flat). Alat ini berfungsi untuk melihat hasil / perintah yang diberikan pada
komputer.
Monitor
berwarna jenis CGA (Color Graphic Adapter) mampu menampilkan 16 warna dengan
resolusi 640X200. Untuk jenis EGA (Enhanced Graphic Adapter), dalam menampilkan
warna/ resolusi mempunyai kemampuan yang lebih tinggi jika dibanding CGA.
Sedangkan jenis VGA ataupun Super VGA (Video Graphic Array) memiliki kemampuan
untuk menampilkan 16 warna pada modus text dan 256 warna pada modus grafik.
Secara umum
jenis – jenis monitor, yaitu:
1. Cathode Ray Tube (CRT)
CRT merupakan teknologi display yang dominan. CRT
bekerja dengan melewatkan aliran electron dari alat semacam electron gun, difokuskan,
dan diarahkan ke medan magnet. Cahaya mengenai layer yang dilapisi fospor
(phosphor-coatedscreen) yang kemudian diaktifkan oleh elektron sehingga
berpencar. Terdapat tiga type yang berbeda dalam hal pembuatan citra (image),
yaitu raster scan, random scan, dan direct view.

Gambar Monitor
CRT tabung vacuum
Prinsip kerja
Monitor CRT bekerja dengan cara menggerakkan sorotan
electron secara maju-mundur di balik layar. Setiap sorotan itu mengenai titik
fosfor yang ada di tabug gelas monitor dan selanjutnya menerangi begitu banyak
garis dari atas hingga bawah layar sehingga gambar dimunculkan.
Kelebihan
Warna akurat yang bisa memberikan warna yang lebih
kayadalam spectrum penuh dibandingkan monitor LCD. Oleh karena itu, para desain
grafis lebih memilih CRT karena langsung bisa membandingkan warna di monitor
dengan yang akan di cetak.
Warna setiap pixel terdiri atas merah, hijau, dan
biru yang berpendar dengan intensitas berbeda untuk menghasilkan gambar
berwarna.
CRT lebih cepat merespons warna dibandingkan LCD.
Daya respons ini bisa dibandingkan saat menjalankan video atau game ber-genre
FPS yang berjalan dengan sangat cepat. Pada beberapa LCD, pixel akan merespons
terhadap voltase lebih lambat dari waktu yang dibutuhkan sorotan elektron ke
layar CRT. Hasil gambar yang bergerak cepat bisa meninggalkan jejak nyata yang
disebut dengan ghosting atau tampilan buram pada LCD. Sudut penglihatan
(viewing angel) pada monitor CRT sangat bagus dalam menampilkan brightness dan
sudut pandang yang sangat lebar.
Mereka yang sering-sering berganti resolusi, lebih
baik beralih ke CRT, tanpa kehilangan ketajaman resolusi dan gambar yang
signifikan. Lagi pula, harga CRT lebih terjangkau dibandingkan dengan LCD.
2. LCD (Liquid Crystal Display)
LCD dikenal sebagai monitor flat
atau latar data dengan resolusi rendah, yang memiliki kemampuan menampilkan
warna sampai jutaan. LCD menggunakan persenyawaan cair yang mempunyai struktur
molekul polar dan diapit oleh dua elektode yang transparan.
Liquid Crystal Display (LCD)
memiliki prinsip kerja yang sama dengan jam digital, yaitu sebuah lapisan tipis
liquid cristal diapit oleh dua piringan gelas. Piringan gelas yang paling atas
bersifat transparan dan terpolarisasi (polarized). Piringan bagian bawah
bersifat reflektif. Respon yang lambat dari kristal mengakibatkan titik terang
(flicker) pada layar tidak kelihatan. Intensitas pancaran cahaya yang rendah
ditambah dengan sedikitnya flicker menyebabkan LCD tidak melelahkan bagi mata
dibandingkan dengan CRT.

Gambar
LCD
Prinsip kerja
Mengandalkan sifat polarisasi (sekumpulan garis
paralel yang sangat halus). Melalui filter polarisasi ini, cahaya dari sumber
latar belakang disaring untuk kemudian diputaroleh kristal cair dan disaring
lagi sebelum keluar pada display.
Kelebihan
Monitor LCD memiliki bentuk yang ramping, datar,
ringan, dan tipis sehingga tidak memerlukan tempat yang luas untuk meletakkanya
dibandingkan monitor CRT.
Ukuran diagonal LCD sama dengan wilayah tampilanya
sehingga tidak ada area yang hilang. Pada panel LCD, tidak ada masalah
pemusatan berkas
cahaya (konvergensi) yang sering terjadi pada jenis
monitor CRT karena setiap sel dihidup-matikan sendiri-sendiri. Hal tersebut
merupakan salah satu alasan yang membuat monitor LCD terlihat lebih tajam dalam
menampilkan tulisan dan gambar. Pada layar LCD, tidak terjadi flicker atau
kelap-kelip karena monitor LCD memiliki sumber cahaya yang konstan diseluruh
layar. Komponen pada monitor LCD yang bisa mengalami penuaan (aus) adalah
blacklight-nya saja. Monitor LCD mengkonsumsi daya listrik jauh lebih rendah
dibandingkan monitor CRT.
3. Panel LayarPanel Layar Plasma (PDP)
PDP adalah jenis display panel datar umum untuk
besar TV menampilkan (80 cm atau lebih besar). Banyak sel kecil di antara dua
panel kaca mengadakan campuran gas mulia. Gas dalam sel elektrik berubah
menjadi plasma yang memancarkan ultraviolet cahaya yang kemudian memicu fosfor
untuk memancarkan cahaya tampak. Plasma menampilkan seharusnya tidak bingung
dengan LCD, menampilkan flatscreen ringan lain menggunakan teknologi yang
berbeda.

Gambar
Monitor Plasma
Untuk penggunaan display lebih bagus sesuai dengan
kebutuhan yang digunakan, baik itu dari segi tampilan atau harga, karena pada
LCD dan Plasma lebih mahal di bandingkan dengan monitor CRT. Monitor CRT juga
tidak kalah dengan LCD dan Plasma, buktinya monitor
CRT masih banyak di perjual belikan, hal tersebut menandakan bahwa konsumen
lebih banyak menggunakan monitor CRT dengan notaben “ murah meriah (bisa
dipakai buat komputer dan TV Tunner)”.
Hal tersebut tidak menutup kemungkinan LCD dan
Plasma bersaing di pasaran, karena akhir-akhir ini mulai banyak diproduksi
monitor LCD dan Plasma.
3.3 Speaker
Speaker
akan memberikan informasi dalam bentuk suara. Apabila Anda mendengarkan lagu
melalui komputer yang terhubung Internet dan terhubung pada saluran pemancar
radion online, maka unit keluaran yang diperlukan adalah speaker.
Didalam
sebuah sistem car audio pastinya terdiri dari berbagai perangkat, dan yang
paling umum adalah head unit dan speaker. Speaker berfungsi untuk mengeluarkan
yang berasal dari head unit dalam sistem car audio. Speaker itu sendiri adalah
suatu alat electromechanical transducel yang merubah energi listrik menjadi
mekanik hingga menjadi sebuah energi bunyi (suara).
Rentang
frekuensi suara yang mampu dihasilkan sistem speaker adalah diantara 20 Hz – 20
Khz dan itu adalah sesuai dengan rentang fekuensi pada pendengaran manusia.
Berdasarkan rentang frekuensi itulah, speaker terbagi lagi dalam beberapa
jenis. Jenis-jenis speaker itu umumnya adalah :
Tweeter
adalah speaker yang biasanya berukuran kecil 0,5 inci, paling besarpun
berukuran 4 inci, tergantung merk dan kemampuan cakupan frekuensinya. Fungsi
tweeter adalah untuk mereproduksi frekuensi tinggi yang cakupannya pada rentang
3500 Hz hingga 20 Khz. Contoh suara frekuensi tinggi ini antara lain adalah
seperti suara vokal, cymbal drum dan suara dentingan alat musik lainnya.
Tweeter pun juga ada yang dikenal dengan sebutan super tweeter / ribbon
tweeter. Jenis ini memiliki bentuk yang berbeda dari tweeter biasa, biasanya
persegi panjang dibentuk plat tipis dan mampu menghasilkan suara high frekuensi
yang tidak dapat dijangkau oleh tweeter biasa, yaitu pada rentang 5 – 23 Khz.
Midrange
adalah speaker yang umumnya berukuran sekitar 3-4 inci yang memiliki cakupan
frekuensi 350-4500Hz. Midrange ini biasanya diikutsertakan pada 1 set sistem 3
way car audio. Tugasnya untuk membantu menyempurnakan high frekuensi atau
mengakomodasi vokal yang terdengar agar lebih fokus dan jelas. Midbass adalah jenis
speaker yang juga biasa disebut midwoofer, fungsinya untuk menghasilkan suara berfrekuensi
dengan rentang 80-350 Hz. Suara yang dihasilkan midbass lebih didominasi pada suara
rendah. Biasanya midbass memiliki diameter 5-7 inci.
Subwoofer
/ woofer, fungsi speaker yang satu ini adalah untuk menghantarkan suara
berfrekuensi rendah atau suara bass. Untuk woofer dibatasi pada rentang
frekuensi 100 Hz atau dibawahnya, namun woofer yang mampu menyemburkan suara
pada rentang frekuensi 40 Hz dan dibawahnya bisa disebut sebagai sebuah
subwoofer. Pada umumnya subwoofer memiliki ukuran 12, 15, 18 inci sedangkan
woofer sekitar 8-10 inci.
Gambar Speaker
3.4 Headphone
Headphone
berfungsi sama seperti speaker yaitu mengeluarkan Suara namun dalam kapasita
lebih kecil Di bandingkan dengan speaker. Cara Kerjanya, suara yang telah di
input melalui Microphone dikirim ke soundcard Data digital ini kemudian diolah/
diproses Oleh DSP (Digital Singnal Processing) Yang bekerja dengan DAC (Data
Analog Converter), yang mengubah sinyal digital Menjadi analog dan di keluarkan
memlalui Headphones.

Gambar Headphone
3.5 Infokus atau Proyektor

Infocus
hampir sama dengan monitor. Fungsinya adalah untuk menampilkan gambar/visual
hasil pemrosesan data. Hanya saja, infocus memerlukan obyek lain sebagai media
penerima pancaran singnal-signal gambar yang dipancarkan. Media penerima
tersebut sebaiknya memiliki permukaan datar dan berwarna putih (terang).
Biasanya yang digunakan adalah dinding putih, whiteboard, ataupun kain/layar
putih yang dibentangkan. Cara kerja : bekerja berdasarkan prinsip pembiasan
cahaya yang dihasilkan oleh panel-panel LCD. Panel ini dibuat terpisah
berdasarkan warna-warna dasar, merah, hijau dan biru (R-G-B). Sehingga terdapat
tiga panel LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan oleh
proyektor merupakan hasil pembiasan dari panel- panel LCD tersebut yang telah disatukan
oleh sebuah prisma khusus. Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian
dilewatkan melalui lensa dan di”jatuh”kan pada layar sehingga dapat dilihat
sebagai gambar utuh.
BAB IV. KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Output
device atau alat keluaran adalah peralatan yang memberikan keluaran yang
berguna untuk megetahui apakah sebuah pemrosessan berjalan dengan benar atau
tidak. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat
bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik
atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin
(machine-readable form).
Alat
output dapat berupa: Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak
tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film. Soft-copy device,
yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak
yang berupa sinyal elektronik. Drive device atau driver, yaitu alat yang
digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin
pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda,
sebagai alat output dan juga sebagai alat input. Alat – alat yang termasuk output
device yaitu printer, monitor, speaker, headphone, dan infokus.
Perkembagangan
peralatan output device sekarang ini semakin banyak dan semakin canggih dan
memudahkan kita dalam menggunakannya. Namun disamping perkembangannya semakin
canggih, peralatan tersebut harganya juga semakin mahal.
Jenis
– jenis perkembangan peralatan output device, yaitu: Printer terdiri dari
beberapa jenis, yaitu: Line-Printer, Printer Dot-Matrix, InkJet Printer, Laser
Printer, Plotter, Inkjet Plotters,dan Printer Digital. Yang semua
perkembangannya semakin canggih, contohnya sekarang telah ada printer khusus
untuk mencetak gambar, dan ada juga yang mencetak foto tanpa PC. Monitor
terdiri dari: Cathode Ray Tube (CRT), LCD (Liquid Crystal Display), dan Panel
LayarPanel Layar Plasma (PDP) yang sekarang semakin tipis dan mampu menanpilkan
jutaan warna. Speaker dan headphone yang suaranya kedengaran semakin keras dan
asyik didengar, serta infokus atau projektor yang semakin canggih dan semakin
kecil.
4.2 Saran
Melihat
begitu pesat dan canggihnya perkembangan output device komputer, kami mengajak
kita semua agar pandai – pandi memilih suatu peralatan komputer, khususnya alat
output device. Karena dari perkembangan alat – alat output device itu tentu
juga dibarengi oeh mahalnya peralatan output device tersebut. Pada dasarnya
peralatan – peralatan tersebut memiliki fungsi yang sama dan semua memiliki
kelebihan serta kekurangan masing – masing. Jadi dalam memilih atau membeli
peralatan sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kita masing –
masing.
DAFTAR PUSTAKA
www.scribd.com/.../Pengenalan-Hardware-Komputer/
pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014
http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_keras/
pukul 16:12 tanggal 20 Agustus 2010;
http://4shared.com/hardwarekomputer/
pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014;
http://rudihd.wordpress.com/2008/03/14/perangkat-keras-komputer-output-
device/ pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014;
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/09/167736/
pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014
http://dendiatama.blogspot.com/2010/05/analisa-tentang-perkembangan-
teknologi.html/ pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014;
http://tetekbengek.wordpress.com/2010/02/14/mengenal-output-device-
komputer/ pukul 8:16 tanggal 2 juli 2014;
